Peran E-Mail Marketing Pada Internet Marketing Era Ini

E-mail marketing tetaplah raja dari jenis pemasaran produk yang masih digandrungi perusahaan-perusahaan besar.
(Source: www.pexels.com)

Bagi sebagian masyarakat awam, e-mail marketing mungkin dianggap sebagai cara pemasaran suatu barang atau jasa yang sudah kuno. Pasalnya pemasaran tersebut hanya dilakukan melalui e-mail saja dibandingkan dengan menggunakan media sosial. Terlebih lagi sekarang pasaran lebih sering membuka media sosial seperti Twitter atau Instagram dibandingkan dengan e-mail. Namun, ternyata e-mail marketing masih memiliki peran penting dan masih sering digunakan oleh banyak perusahaan untuk menawarkan barang atau jasa yang mereka miliki kepada pasaran yang sudah tersegmentasi.

Apa itu E-Mail Marketing?

E-mail marketing adalah penggunaan e-mail untuk memasarkan barang atau jasa yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Tapi, definisi yang lebih tepat dari e-mail marketing adalah penggunaan e-mail untuk mengembangkan hubungan perusahaan tersebut dengan calon kostumer atau klien.

E-mail marketing adalah salah satu segmen dari internet marketing. Internet marketing sendiri memiliki cabang pemasaran lain seperti melakukan pemasaran melalui situs, media sosial, blog, dan lain-lain. E-mail marketing sebenarnya sama seperti pengiriman pesan yang dikirim secara langsung dari pengguna satu ke pengguna lain melalui kantor pos. Namun yang membedakannya adalah e-mail marketing mengirim pesan melalui internet.

Apabila Anda masih bingung dengan bagaimana bentuk e-mail marketing, Anda dapat membuka e-mail Anda dan masuk ke kategori Spam. Biasanya, Anda akan menemukan beberapa e-mail promosi yang secara otomatis masuk ke dalam kategori tersebut. Namun, e-mail marketing yang langsung masuk ke Spam adalah tipe e-mail marketing yang buruk. Hal tersebut disebabkan karena biasanya seseorang membeli beberapa daftar e-mail untuk dikirimkan pesan berisikan tawaran dengan bahasa yang kurang menarik dan dikirimkan secara berturut-turut. Tindakan seperti ini hanya membuat e-mail marketing terlihat buruk. Padahal, apabila dilakukan dengan benar, orang yang mendapatkan e-mail tersebut mungkin malah akan tertarik dengan apa yang ditawarkan.

Secara singkat, e-mail marketing dilakukan oleh beberapa perusahaan agar mereka dapat terus memberi informasi terbaru akan apa yang mereka tawarkan. E-mail tersebut juga hanya dikirimkan ke orang-orang yang masuk segmentasi pasar mereka saja.

E-Mail Marketing Dapat Dipersonalisasi

Beberapa kelompok masyarakat, atau bahkan hanya beberapa individu saja bisa dapat dijadikan alamat tujuan untuk e-mail marketing tersebut. Untuk individu sendiri, perusahaan dapat menawarkan tawaran spesial seperti diskon atau bahkan merchandise sebagai bentuk perayaan ulang tahun kostumer. Ini merupakan salah satu contoh dari e-mail marketing yang telah dipersonalisasi.

E-mail marketing membantu beberapa bisnis untuk mengembangkan dan bahkan hubungan yang telah terjalin dengan kostumer dan calon kostumer. Bisa jadi, sepanjang waktu berjalan, e-mail marketing dapat meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan.

Untuk melakukan e-mail marketing, Anda lebih baik mengembangkan sendiri daftar e-mail yang ingin dituju sebagai target pemasaran dibandingkan dengan membeli. Pasalnya, dengan begitu Anda juga akan merasa lebih mudah dalam mengirim e-mail yang telah dipersonalisasi. Selain itu, untuk bentuk dan isi e-mail tersebut, Anda harus melakukan optimasi bagi para pengguna ponsel. Sebab, banyak masyarakat yang lebih sering membuka e-mail menggunakan ponsel dibandingkan menggunakan komputer.

Apa Saja Keuntungan Dari E-Mail Marketing?

E-mail marketing memiliki dua keuntungan terbesar yang Anda akan dapatkan. Yaitu harga dan kemudahan. E-mail merupakan suatu kegiatan yang sangat murah. Maka dari itu, dengan menggunakan e-mail marketing Anda tidak perlu mengeluarkan uang yang sangat besar untuk memasarkan barang atau jasa milik perusahaan Anda. Apabila dibandingkan dengan tipe pemasaran lain, Anda akan menghemat banyak sekali uang ketika melakukan e-mail marketing. Selanjutnya, melakukan e-mail marketing juga sangatlah mudah. Sehingga tipe pemasaran ini juga dapat digunakan oleh para pengusaha kecil yang baru merintis.

Dalam e-mail marketing, Anda tidak hanya dapat mengirim informasi terbaru mengenai produk dan pemberian diskon, tetapi Anda juga dapat memberi informasi mengenai perusahaan Anda. Bahkan, Anda juga dapat menggunakan strategi pemasaran ini untuk mempromosikan acara-acara mendatang yang akan dilakukan oleh perusahaan.

E-Mail Marketing Masih Sangat Relevan

Di era yang mana penggunaan media sosial mengalami peningkatan drastis, banyak perusahaan yang beralih menggunakan media sosial sebagai media pemasaran produk. Akan tetapi menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh HostPapa, e-mail marketing tetaplah raja dari jenis pemasaran produk yang masih digandrungi perusahaan-perusahaan besar.

Dalam penelitian tersebut, terlihat bahwa sebanyak 94 persen pengguna internet masih menggunakan e-mail. Sementara itu, hanya sebanyak 61 persen masyarakat saja yang menggunakan media sosial. Kemudian, sebanyak 75 persen orang dewasa mengatakan bahwa mereka lebih menyukai jenis pemasaran melalui e-mail dibandingkan jenis pemasaran lain.

E-mail marketing memiliki fitur yang membuat para pebisnis menentukan target pemasaran secara demografik seperti umur, pendapatan, dan sebagainya. Selain itu, e-mail secara umum juga memiliki bentuk format tulisan yang jauh lebih luas dibandingkan dengan pesan di media sosial. Sehingga pemasar dapat membuat e-mail yang menarik perhatian pembaca. Salah satu keuntungan terbesar yang dimiliki e-mail dibandingkan dengan media sosial yang kostumer lebih sering membuka e-mail dibandingkan media sosial. Hanya karena seseorang mengunggah sesuatu, tidak berarti orang yang dituju untuk membaca unggahan tersebut akan membaca unggahan Anda. Bahkan, mungkin saja unggahan Anda tidak muncul di media sosial masyarakat yang menjadi target pemasaran Anda. Sementara ketika Anda memasarkan produk melalui e-mail, hal tersebut tidak akan hilang sebelum pengguna membacanya.

Meski begitu, e-mail marketing juga harus tetap diterapkan bersamaan dengan media sosial. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk mengembangkan daftar e-mail untuk melakukan e-mail marketing dengan cara mendapatkan data-data yang kostumer masukkan sebagai Subscription.